Air Mata Rohingya

0

Wara wiri berita akhir-akhir ini memuat pembantaian dan pembakaran perkampungan etnis Rohingya di Myanmar.

Duka nestapa yang menyapa mereka terasa sampai ke seluruh dunia.

Terutama Indonesia.

Tidak sedikit yang berbondong-bondong memberikan sumbangan.

Banyak juga yang terjun langsung ke perbatasan Bangladesh untuk mengurusi keperluan mereka.

Atas dasar kesadaran sebagai sesama manusia.

Ini bukan kali pertama kaum Rohingya teraniaya.

Masih segar dalam ingatan kala beratus-ratus, mungkin juga beribu-ribu masyarakat Rohingnya terlunta-lunta di atas kapal.

Terombang-ambing dalam ketidakpastian hidup.

Dihabisi di negeri sendiri.

Tidak diterima di tanah orang lain.

Wahai Kawan, melihat ‘Manusia kapal’ itu berteriak meminta belas kasih, tidakkah terasa telisik dalam hati?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here