Bale Kuliner, Kafe Nyaman yang Cocok Jadi Tempat Kencan Favorit

51

Jumat pekan lalu, saya sedang asyik mengajar ngaji ketika smartphone bergetar. Tercetak nama penelepon di layar. Saya langsung sumringah. Bagaimana tidak? Itu ajakan kencan. Siapa lagi jika bukan dari suami. He he he.

Setiap hari jumat siang, jika tidak sibuk, saya dan suami sering kencan sembari makan. Kalau ditimbang-timbang, hanya saat itu yang paling tepat kami janjian tanpa perlu khawatir jadwal bentrok disebabkan anak atau kesibukan lain. Suami punya jeda antara salat jumat dan istirahat. Sedangkan saya, sudah selesai ngantor sejak jam setengah 12 dilanjutkan mengajar ngaji sampai jam satu. Saya harus sudah di rumah jam dua siang, karena putri saya tahu jam segitu saya sudah pulang kantor. Selang waktu antara itulah yang dipergunakan kami untuk bertemu.

Sebenarnya, kadang saya dan suami merasa agak licik tidak mengajak anak he he he. Tapi, kami berpikir bahwa sebagai pasangan suami istri diperlukan quality time berdua. Untuk menjaga romantisme, meski hanya ngobrol atau jalan bareng.

Kebetulan saya dan suami tipe introvert. Udah tau yah orang jenis seperti ini bagaimana sifatnya? Jadi, kami lebih nyaman untuk makan dan ngobrol jika tempatnya tidak banyak orang. Karena itulah kami memilih Bale Kuliner, sebuah kafe resto yang terletak di Kelurahan Sinindian, Kotamobagu Timur.

Di hari jumat siang, biasanya tempat ini sunyi. Tidak jarang malah hanya saya dan suami pengunjungnya. Tapi, bukan berarti kafe ini sepi pembeli loh, ya. Pelanggan Bale Kuliner biasanya akan berdatangan pada sore hari menjelang malam.

Papan nama Bale Kuliner, sekaligus tampilan depan kafe

Bukan cuma karena kesunyiannya di jam tertentu yang membuat saya dan suami memilih Bale Kuliner menjadi tempat kencan favorit. Namun juga, karena suasana yang nyaman serta makanannya yang juga enak di lidah.

Pintu masuk kafe

Bale Kuliner ini didesain dua lantai dengan atap tinggi. Dikelilingi tanaman dan kolam ikan. Sebenarnya bangunan ini awalnya adalah dua rumah yang terasnya disatukan menjadi kafe. Mungkin karena itulah yang membuat banyak orang merasa nyaman makan disini. Terasaย homey.ย 

Kolam ikan
Salah satu sudut kafe yang awalnya teras rumah

Selain cocok menjadi tempat kencan, Bale Kuliner juga sering digunakan sebagai tempat kegiatan atau arisan. Saya sendiri pernah beberapa kali mengadakan arisan dan kegiatan komunitas disini. Manajemen kafe dengan ramah mempersilahkan, dengan syarat tentu saja harus memesan semua makanan dari Bale Kuliner.

Meja untuk dua orang

Kafe ini juga punya beberapa spot foto yang kece, loh. Mulai dari tirai tanaman plastik, lampion dan payung warna-warni yang di gantung di atap, serta kursi-kursi unik yang eye catchy.

Tangga ke lantai dua
Suasana lantai dua
Sudut favorit untuk berfoto

Sekarang kita bahas makanannya, yuk. Saya dan suami punya beberapa makanan favorit yang selalu kami pesan jika datang ke Bale Kuliner. Meski begitu, disini punya beragam masakan mulai dari lokal sampai nasional. Sayangnya saya tidak sempat memotret menu makanan serta harga yang ditawarkan. Tapi, tenang saja. Semua makanannya cukup terjangkau, kok.

Es alpukad garo + brenebonย 

Sembari menunggu makanan utama yang dimasak cukup lama, sebagai makanan pembuka, biasanya kami akan memesan es sebagai pelepas dahaga di siang yang terik. Pilihan kami sering jatuh pada Es Alpukad Garo + Brenebon. Isinya tentu saja alpukad yang dikeruk dari kulitnya dan ditambahkan susu cokelat serta brenebon. Sebutan lokal bagi kacang merah.

Bubur Ilosingan

Ini dia hidangan utamanya. Bubur Ilosingan. Bubur ini adalah makanan khas daerah Bolaang Mongondow. Bubur yang dimasak dengan bumbu kuning dicampur kemangi dan tomat segar. Lauknya ayam. Tidak lupa bawang goreng sebagai sentuhan akhir. Istimewanya lagi, makanan ini akan dibuat ketika dipesan. Tidak dibikin terlebih dahulu, kemudian hanya dipanaskan. Jadi semua bahan masih fresh saat disajikan kepada pembeli. Ini jadi makanan favorit kami, sebab tidak semua kafe dan resto menyediakan makanan semacam ini.

Pisang cokelat BaKul

Untuk menu penutup, kami memilih Pisang Cokelat BaKul yang ditaburi keju dan palm sugar.ย Hmmmm yummy. Perut kenyang. Perasaan pun senang.

Sumber foto: Dokumentasi Pribadi

51 COMMENTS

  1. Wah tempat cafenya memang keliatan nyaman banget, berasa di rumah tapi banyak spot bagus untuk tempat futu-futu ya …
    Eh, itu buburnya dibuat langsung? Bukan dipanaskan? Nungguinnya lama, gak, Mbak?
    Bayangan saya, kalau buat bubur itu pastinya prosesnya lama :))

    • Iyaa benerr mba Nurul…pas pesan baru dibikin jadi emang lama makanya biasanya saya dan suami mesen es dulu sebagai menu pembuka. Itu paling cepet jadi hehe

  2. Buburnya kok Nampak enak ya. Sama ga dengan bubur Manado yang pakai sayur warna hijau itu? Jadi kepingin bubur Manado deh.
    Btw…emang kami juga sering kok jalan berdua, ninggalin anak-anak. Makin besar, mereka engga terlalu ribut lagi sih, kalau engga diajak.
    Apalagi sekarang, emang di rumah juga cuma berdua suami. Wkwkwk…elo lagi elo lagi…Yaaa kudu romantis, mau engga mau…

    • Bubur Manado beda lagi mba Hani. Kalo bubur Manado pake sayuran semacam kangkung dan bayam. Kadang kalo di tempat saya ditambah mie. Kalo bubur yg ini gak ditambahkan sayur kecuali kemangi.
      Anak saya kebetulan baru mau 5 tahun jadi masih sukaaaakkk banget ngekorin Ummi Babanya kemana-mana hehehe

  3. Keren ya Bale Kuliner, makanan lokal tapi tempat kekinian. Kuu baru tahu nama dan penampakan buburnya. Enak kayaknya. Apalagi jika dibikin saaat dipesan ya. Pasti fresh.
    Selamat kencan bersama pasangan halalnya Mbak
    bukan licik itu, memang perlu!

    • Buburnya emang istimewa plus enak banget…Wah, saya jadi tau ternyata ada namanya Bubur Suro. Indonesia emang kaya cita rasa kulinernya yaa

  4. Duuh, baca ini jadi pengen juga kencan berdua. Selama ini hanya wacana karena kemana-mana emang masih harus bawa si kecil ๐Ÿ™‚
    Setuju banget kalau nge-date pasutri sambil kulineran seperti ini akan menambah keharmonisan. Lanjuut, Mbak ๐Ÿ™‚

  5. Wah, asyik banget sih, diajak kencan gitu..haha.. Aku jg klo sempat, jalan berdua saja sama suami, biasanya ke carwash gitu yg plus ada cafenya. Itu saja sdh cukup hihi.

    Nice post, aku suka banget bacanya… ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

  6. Nyaman banget, Umi tempatnya…
    MasyaAlloh, waktu kencan bareng suami masih dijaga๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Umi Titi, inget aku kah, di grup PJ KMO… Heee…

    Salam santun, Umi๐Ÿ˜˜

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here