Caranya Mencintai

0

oleh Titi Nurmala Kekenusa pada 07 Desember 2009 jam 21:57

kesempurnaan….
sesuatu yang banyak dicari orang sekaligus dicaci orang
apakah di dalam kehidupan ini yang dicari hanyalah kesempurnaan saja
Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluknya yang paling sempurna
tak ada yang membedakan kecuali tingkat ketakwaannya
sayangnya ada banyak manusia di muka bumi ini yang selalu merasa lebih daripada yang lain
sehingga sepertinya dia mempunyai kuasa untuk mengadili sesama

sebagai seorang makhluk Tuhan yang sempurna
tetapi bukan wanita yang sempurna
terbersit sebuah tanya dalam relung hati
apakah dalam urusan mencintai juga jadinya akan seperti itu juga?

hati ini ingin berontak dan juga menangis
apa yang kulihat, kudengar dan kurasa adalah yang paling kutakutkan
hanya segelintir yang bisa membuat tersenyum
apakah ini bentuk cinta yang sesungguhnya?
apakah ini caranya mencintai seseorang?

Allah menciptakan manusia dengan segala keterbatasannya
dengan ketidaksempurnaannya
bukanlah bagaimana caranya mencintai seseorang yang sempurna
tetapi bagaimana caranya mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

apakah prinsip seperti ini sudah usang dimakan zaman
digerus oleh kemajuan teknologi
atau sebaliknya justru dengan kemajuan teknologi menciptakan sebuah prinsip konyol
juga pikiran sempit tentang caranya mencintai

aku mencintaimu jika kamu cantik/tampan
jika kamu pintar/cerdas
jika kamu kaya/tajir
jika body kamu aduhai/seksi
atau yang paling ekstrim
jika kamu perawan/perjaka

apakah jika seseorang yang tidak termasuk kriteria di atas tidak pantas dicintai
atau tidak tahu caranya mencintai??

mungkin hanya Allah yang bisa menunjukkan
apakah seseorang itu pantas dicintai atau tidak

catatan ini ditulispun tidak bermaksud untuk menghakimi orang-orang tertentu
atau menggunjingkan seseorang
mungkin tepatnya ini adalah luapan hati
dari orang-orang terdekat dan mungkin dari diri pribadi
jadi seandainya ada orang yang merasa tersinggung
hanya maaf sedalam-dalamnya yang bisa terucap

aku bukanlah Siti Khadijah yang arif dan bijaksana
aku bukanlah Siti Aisyah yang suci dan sholehah
aku bukanlah Fatimah Az Zahra yang berhati dan berbudi mulia
tapi aku adalah aku
seorang wanita biasa yang mencoba menjadi luar biasa dengan ketidaksempurnaannya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here