Home Cerpen

Cerpen

Adelaide (2)

Apakah keputusan Adel ini lantas tiba-tiba membuat penggemarnya mundur? Oh, tentu saja tidak. Justru para pria menjadi lebih suka terhadap Adel yang sikapnya menjadi sangat santun, lembut dan terjaga tingkah lakunya. Ketertarikan yang awalnya hanya ingin mengajak pacaran justru berubah menjadi ajakan untuk menikah. Dengan halus dan penuh sopan...

Adelaide (1)

Mungkin tidak ada yang percaya jika ada yang mengatakan gadis itu belum menikah. Ah, terlalu jauh kita berpikir. Bagaimana kalau kukatakan gadis itu belum pernah mempunyai kekasih. Atau belum pernah pacaran seumur hidupnya. Sebagian besar orang akan tertawa dan menebak bahwa aku sedang berbohong. Aku sendiri sebenarnya tidak percaya...

Inilah Cinta (4)

Saat malam tiba, wanita yang selama ini sudah lupa bagaimana rasanya bertegur sapa dengan Tuhannya akhirnya melakukan sesuatu yang selama ini tidak pernah dilakukannya lagi. Dengan penuh kerelaan serta keikhlasan kakinya melangkah ke kamar mandi untuk mensucikan diri. Kali ini tidak ada paksaan dari siapapun. Bahkan tidak dari Annisa....

Inilah Cinta (3)

Di tempat lain. Di sebuah mall. Mama Annisa sedang sibuk jalan-jalan dengan teman-temannya. Berbelanja. Makan. Sambil tertawa dan bergosip. Saat sedang asyik-asyiknya makan siang, tanpa sengaja ia melihat Radit berjalan bergandengan tangan dengan seorang wanita yang bukan putrinya. Keingintahuannya muncul. Ingin memastikan kalau ia sama sekali tidak salah mengenali...

Inilah Cinta (2)

“Tidak adil untukmu.” Radit kembali berkeras. “Lebih tidak adil lagi untukku jika seperti ini.” Annisa menghela nafas dalam-dalam. “Apakah karena ada orang ketiga?”. Akhirnya keluar juga kata-kata yang sejak tadi ditahan Annisa di lidahnya. Radit menggeleng. Salah tingkah sambil memainkan tas punggungnya. Annisa memejamkan mata. Ia hapal betul ketika Radit...

Inilah Cinta (1)

“Ma, sudah sore. Sebentar lagi magrib.” Dengan halus Annisa menegur ibunya yang sedang asyik mengobrol dengan beberapa tetangga mereka. “Sebentar, mama lagi asyik nih.” tanpa menghiraukan teguran Annisa, mamanya tetap saja asyik masyuk bergosip di terus rumah dengan teman-temannya. Sesekali mereka akan tertawa cekikikan sambil menunjuk-nunjuk rumah di sekitar mereka....

Semut dan Belalang

Alkisah di sebuah padang rumput hiduplah sekoloni semut dan sekelompok belalang. Mereka hidup berdampingan dalam kedamaian. Dalam mencari makan pun mereka tidak berebutan satu sama lain. Hanya saja, mereka berbeda dalam hal kedisiplinan dan semangat kerja keras. Para semut adalah binatang yang suka tolong menolong sesama dan disiplin dalam bekerja....

Cinta Itu Kamu (4)

Mereka bisa melewatkan jam demi jam untuk mengobrol tentang apa saja. Catat! Apa saja. Mulai dari olahraga, sejarah, musik, film sampai agama. Zainal juga kawan yang asik diajak traveling. Dia mau-mau saja dijadikan supir kemana saja Zahra mau, he he he. Satu lagi poin plus Zainal di mata Zahra....

Cinta Itu Kamu (3)

Ada satu sikap Zainal yang membuat Zahra jengkel setengah mati. Cuek. Seringkali dia menelpon Zahra hanya karena hal-hal penting dan sangat menghindari percakapan yang tidak berkualitas. Bahkan kadang-kadang dia juga lupa menelepon Zahra. Tidak pernah menanyakan sambil lalu apakah Zahra sudah makan atau belum. Sudah mandi atau belum. Alasannya...

Cinta Itu Kamu (2)

Susah payah harus dijalani Zainal demi tunangannya itu. Bukan karena pesanan buku-buku yang tebal tetapi perjalanan yang harus ditempuhnya demi menemui sang pujaan hati. Dari Palopo sekitar tujuh jam ke Makassar dengan menggunakan bis. Dari sana menumpang pesawat sampai ke Ternate untuk lebaran hari pertama dengan keluarganya. Kemudian bela-belain...