Inilah Cinta (4)

0

Saat malam tiba, wanita yang selama ini sudah lupa bagaimana rasanya bertegur sapa dengan Tuhannya akhirnya melakukan sesuatu yang selama ini tidak pernah dilakukannya lagi. Dengan penuh kerelaan serta keikhlasan kakinya melangkah ke kamar mandi untuk mensucikan diri. Kali ini tidak ada paksaan dari siapapun. Bahkan tidak dari Annisa. Keinginan itu muncul begitu saja dari dalam dirinya. Seakan ada suara yang menyuruhnya. Mungkin saja itu hati nuraninya yang selama ini abai ia dengarkan. Sekali ini keegoisan dan napsu duniawinya kalah telak.

Setelah berwudhu wanita itu menuju ke lemari pakaian dan menarik sebuah benda yang sedikit berdebu. Mukenah putih yang terletak di bawah tumpukan baju paling bawah. Dulu mukenah itu adalah baju keduanya. Sudah sangat lama tidak digubrisnya. Mungkin bertahun-tahun. Tapi, sekarang ia berjanji akan mengenakannya lagi dan tak akan pernah melepaskannya.

Malam itu ia berdoa sangat lama. Bersujud memohon ampun kepada Tuhannya. Berdoa untuk keluarganya terutama putrinya yang selama ini tidak pernah lelah mengajaknya kembali. Kali ini gilarannya berdoa untuk sang putri tercinta untuk dapat kembali bersujud bersamanya.

Di sujut ranjang sang suami menatapnya dengan pandangan penuh arti. Pemandangan ini sudah lama sekali ingin dilihatnya kembali. Ada kerinduan serta haru di mata tuanya. Dan juga cinta yang selama ini sempat tertidur lelap.

***

Sudah sekitar tiga minggu berlalu. Annisa sudah bangkit dari keterpurukannya. Tidak ada lagi sedu sedan apalagi penyesalan dan nestapa ditinggal kekasih. Semua ini berkat kehadiran mamanya serta doanya yang tak pernah putus siang dan malam.

Annisa berhasil lulus ujian proposal dan skripsi dengan nilai gemilang. Tidak main-main ia mendapatkan nilai yang paling tinggi se-kampus, summa cum laude. Mengalahkan Radit yang seangkatan dengannya.

Setelah toga disematkan dikepalanya, orang yang terlebih dahulu dipeluknya adalah sang mama. Dalam pelukan mereka berdua bersuka cita. Ketika akhirnya dia bertemu muka dengan Radit ia tidak lagi menundukkan pandangannya. Ia tahu ada doa ibu yang selalu menyertainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here