Lautku Sayang, Lautku Malang (2)

0

Penangkapan ikan berlebih

Penangkapan ikan yang berlebihan, dengan perlatan yang tidak selektif dan peralatan / bahan yang merusak telah menyebabkan menurunnya populasi ikan seperti hiu, tuna dan biota laut lainnya.

Tekanan oleh manusia terhadap sumber daya laut mempengaruhi ukuran populasi ikan, potensi pemijahannya, struktur umur dan ukuran, genetik, rasio jenis kelamin, dan spesies lain yang tergantung atau yang berhubungan dengan spesies ikan yang menjadi target penangkapan.

Berdasarkan analisa dari sampel global untuk lebih dari 1200 spesies laut (tidak hanya ikan) diperkirakan terjadi penurunan setengah dari populasi laut yang terjadi antara tahun 1970-2012. Terumbu karang bahkan diprediksi bisa punah pada tahun 2050 sebagai dampak dari eksploitasi manusia dan perubahan iklim.

 

Pencemaran laut

Pencemaran laut dapat berasal dari pembuangan limbah dan sampah pemukiman, industri, dan pertanian, limbah yang berasal dari kapal-kapal laut, kegiatan penggalian kekayaan mineral dasar laut, pembuangan bahan-bahan radio aktif dalam kegiatan penggunaan tenaga nuklir, dan penggunaan laut untuk kegiatan militer.

Pencemaran laut tersebut berdampak kerugian sedemikian rupa terhadap kekayaan hayati, bahaya terhadap kesehatan manusia, gangguan terhadap kegiatan manusia, gangguan terhadap kegiatan di laut termasuk perikanan, penurunan kualitas atau penggunaan air laut, serta pengurangan kenyamanan (baik untuk pemukiman maupun wisata bahari).

 

Sebagai tempat sampah

Volume sampah yang terus meningkat dan kesadaran masyarakat untuk ikut berperan serta dalam pengelolaan sampah dengan cara yang benar masih belum terwujud, sehingga perilaku pembuangan sampah ke sungai pada akhirnya akan menyebabkan sampah terbawa ke laut.

Terlebih lagi terhadap sampah plastik, dimana terdapat fakta negatif yang memprihatinkan dan menyedihkan tentang sampah ini. Fakta tersebut adalah semakin besarnya volume sampah plastik yang dihasilkan oleh manusia dan kenyataan bahwa sampah ini degradasinya (pengancurannya) di alam memerlukan waktu yang sangat lama.

Sebanyak 90% sampah di laut adalah plastik. Jumlah sampah plastik yang masuk ke laut dari daratan antara 4,8 – 12,7 juta ton pada tahun 2010, dengan estimasi terbaik sekitar 8 juta ton.

Indonesia adalah negara peringkat kedua terbesar sebagai penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, kemudian disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here