Semut dan Belalang

0

Alkisah di sebuah padang rumput hiduplah sekoloni semut dan sekelompok belalang. Mereka hidup berdampingan dalam kedamaian. Dalam mencari makan pun mereka tidak berebutan satu sama lain. Hanya saja, mereka berbeda dalam hal kedisiplinan dan semangat kerja keras.

Para semut adalah binatang yang suka tolong menolong sesama dan disiplin dalam bekerja. Jika ada temannya yang membutuhkan bantuan, tidak segan-segan mereka akan membantu. Begitu pula saat mengumpulkan makanan untuk anggota koloni. Semua semut disiplin bekerja keras dan tidak ada yang suka berpangku tangan.

Berbeda jauh dengan para belalang. Mereka mempunyai hobi bermalas-malasan serta tidak suka membantu meskipun itu adalah anggota kawan dalam kelompok mereka sendiri. Mereka lebih senang mencari makan sendiri kemudian menghabiskannya sendiri dan tidak menyisakan untuk disimpan di lain hari.

Di suatu pagi yang cerah, terlihat segerombolan semut yang sedang berjajar rapi membawa makanan ke dalam sarang mereka. Begitu banyak makanan yang mereka bawa sehingga menarik perhatian beberapa belalang yang sedang asyik berjemur di dekat mereka.

“Hai, semut. Rajin sekali kau. Masih pagi-pagi sekali sudah tekun mencari makan.”

“Tentu saja. Kami harus mencari makanan sebanyak mungkin untuk disimpan, jaga-jaga jika musim kemarau datang.”

“Hei, tidakkah kau lihat di sekitarmu? Makanan tersedia begitu banyak. Tidak perlu repot-repot menyimpannya segala.”

“Kami hanya ingin berjaga-jaga.”

“Terserah kalianlah.”

Para semut pun melanjutkan pekerjaan mereka mengumpulkan makanan. Sedangkan para belalang kembali meneruskan keasyikan mereka bermalas-malasan. Selama seminggu penuh para semut begitu tekun dan rajin mengumpulkan sebanyak mungkin makanan yang bisa mereka temukan. Sebaliknya para belalang semakin terbuai dengan kemalasan mereka.

Setelah seminggu telah lewat tiba-tiba datanglah peristiwa yang tidak disangka para belalang. Musim kemarau tiba. Membuat padang rumput yang semula hijau menjadi gersang. Makanan pun sulit di dapat. Para belalang kelaparan. Mereka sudah tidak tahu lagi harus mencari makanan kemana. Karena putus asa akhirnya para belalang meminta bantuan kepada para semut. Dengan senang hati semut-semut menolong mereka, memberikan mereka makanan yang cukup. Dengan penuh rasa malu para belalang meminta maaf karena sikap mereka yang pernah mencibir para semut. Para belalang juga berjanji tidak akan malas lagi. Mereka berjanji akan menjadi hewan yang rajin dan suka menolong seperti para semut.

#Tantangan ODOP6 #onedayonepost #odopbatch6 #fiksi #nonfiksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here