STOP NARKOBA!!! (3)

0

Dari target nasional rehabilitasi 100.000 pecandu dan korban penyalahgunaan Narkoba yang dicetuskan presiden Joko Widodo pada 31 Januari 2015, tercatat hingga 19 Juni 2015 BNN telah merehabilitasi sebanyak 9.047 orang pecandu dan korban penyalahgunaan Narkoba yang mengikuti program rehabilitasi yang tersebar di 4 (empat) Balai Rehabilitasi BNN, Sekolah Kepolisian Negara (SPN), Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Swasta, Puskesmas, Klinik, dan beberapa LSM yang telah dikuatkan oleh BNN. Selain BNN dan beberapa lembaga lainnya yang telah disebutkan, program rehabilitasi juga dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial, dimana saat ini data dari Kementerian Kesehatan tercatat sebanyak 4.126 orang dan Kementerian Sosial sebanyak 3.161 orang penyalah guna yang menjalankan program rehabilitasi.

Pemberantasan Jaringan Sindikat Narkoba

Tidak hanya berfokus pada rehabilitasi, upaya penanganan Indonesia Darurat Narkoba juga difokuskan kepada Pemberantasan Jaringan Sindikat Narkoba baik nasional maupun internasional serta perampasan asset milik sindikat melalui Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sampai dengan Juni 2015, BNN telah mengamankan 100 orang tersangka dari 42 kasus tindak pidana Narkotika, dengan barang bukti berupa 1.141.824,54 gram sabu; 604.602 butir ekstasi; 40.435,92 gram ganja; dan 38.253 gram prekursor. Pada tahun ini, BNN mengungkap 4 (empat) kasus TPPU yang berasal dari Tindak Pidana Narkotika dengan asset yang disita berupa uang tunai sebesar Rp 1.839.900.000, 11 sertifikat tanah, 15 akte jual beli tanah, dan 5 (lima) unit kendaraan roda empat.

P4GN Skala Prioritas RPJMN 2015 – 2019

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading sector dalam penanganan permasalahan narkotika di Indonesia telah melakukan berbagai upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Khususnya pada jelang HANI 2016, BNN bersama BNN Provinsi (BNNP) dan BNN Kabupaten/Kota (BNNK/Kota) menggandeng elemen masyarakat melaksanakan serangkaian kegiatan kampanye “STOPnarkoba!” serta Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) di bidang P4GN pada berbagai acara sosial yang bersentuhan dengan masyarakat.

Keseriusan pemerintah dalam penanganan Indonesia Darurat Narkoba juga dibuktikan dengan masuknya program P4GN dalam skala prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015 – 2019.

Kedepannya, pemerintah pusat dan daerah serta lintas sektoral akan bekerja sama dalam mendesain program dan anggaran mainstreaming terkait pencegahan dan pemberantasan Narkoba dalam kerangka penanganan darurat Narkoba.

 

 

Sumber :

www.bnn.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here